PT. Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF.JK) Indonesia, produsen mie instant terbesar di dunia, mengumumkan untuk meraih target penjualan sebesar Rp. 1,5 trilyun atau setara dengan US$ 163 juta didapat atas penjualan saham lima tahun yang akan diperoleh di bulan Juni mendatang.
Indofood, yang dimiliki oleh keluarga Salim, yang juga memiliki perusahaan di Hongkong yaitu First Pasific Co.Ltd, mengatakan sebagian besar proses pembayaran saham akan dilakukan pada bulan Juni mendatang.
Kami akan menggunakan kurang lebih sekitar 82 persen, atau sekitar Rp. 1,23 trilyun, untuk melunasi saham di tahun 2003, yang kemungkinan besar akan terlaksana di tanggal 10 Juni 2008. Kemudian sisa dari pembayaran atas saham-saham kami tersebut, akan kami jadikan sebagai modal kerja perusahaan.
Indofood yang menguasai pasar di sektornya yaitu sekitar US$ 2,4 milyar, menunjuk beberapa sekuritas untuk mengelola saham yang ada antara lain DBS Vickers Securities, Danareksa Sekuritas, ING Securities Indonesia, Kim Eng Securities, and Mandiri Sekuritas.
Indonesia adalah pangsa pasar konsumsi mie instant terbesar didunia, kurang lebih setiap orang penduduk Indonesia mengkonsumsi 60 bungkus mie instant setiap tahun.
Dan sekitar 92 milyar kardus mie instant yang dikonsumsi dunia di tahun 2006, termasuk sekitar 47 milyar kardus di Cina, 14 milyar kardus di Indonesia, 14 milyar kardus di Amerika Serikat, dan 5,4 milyar kardus di Jepang.




