Kembali Indonesia kehilangan salah seorang legenda sepakbolanya, Iswadi Idris, gelandang tim nasional Merah Putih di era tahun ‘1970-an ini meninggal dunia di RS Metropolitan Medical Center (MMC) Kuningan Jakarta, pada hari Jumat, sekitar pukul 20.28 WIB dalam usia 60 tahun. Beliau meninggal lantaran penyakit stoke yang diderita.
Jenazah Iswadi dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet, Jakarta Pusat kepergian beliau meninggalkan duka yang amat mendalam bagi rekan-rekan beliau sesama mantan pemain timnas Indonesia di era ‘70-an dan keluarga , khususnya. Pemakaman beliau juga turut dihadiri oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan mantan Ketua KONI Agum Gumelar.
Beliau lahir di Jogjakarta pada tanggal 18 Maret 1948, dan menjadi gelandang andalan tim nasional Indonesia di era ‘60-an hingga ‘70-an. Setelah ia memutuskan untuk tidak bermain sepakbola, beliau juga pernah menjadi pelatih timnas Indonesia pra-Olimpiade 1988 dan kemudian aktif dalam kepengurusan PSSI. Beliau pun pernah menjabat sebagai direktur kompetisi dan turnamen, anggota Komisi Disiplin dan, terakhir, menjabat sebagai direktur teknik Badan Tim Nasional Indonesia.


