Sebuah pesawat penyelidik antariksa Amerika Serikat akan terbang di atas planet Merkurius pekan depan untuk membuat foto atas planet terkecil tata surya tersebut, dalam terbang lintas kedua dari tiga penerbangan yang direncanakan.
Pesawat antariksa MESSENGER (Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry and Ranging) akan meluncur melewati bagian terdalam planet tersebut pada ketinggian 201 kilometer, dengan kameranya mengambil lebih dari 1.200 gambar permukaan Merkurius yang penuh kawah tersebut.
Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari, dan karena risiko tinggi akibat kedekatannya, tarikan gaya gravitasi Matahari yang kuat sekali dan tingkat radiasinya yang sangat tinggi, planet tersebut menjadi benda langit paling misterius dalam tata surya, sekalipun jarak Merkurius relatif dekat dengan Bumi.
Sean Solomon, penyelidik utama misi itu dari Institut Carnegie Washington mengatakan bahwa hasil dari terbang lintas pertama MESSENGER dekat Merkurius menyudahi perdebatan yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun, terbang lintas kedua itu akan memberikan informasi lebih jauh lagi tentang planet itu.
MESSENGER pertama melakukan terbang lintas dekat Merkurius pada Januari tahun ini, dan akan melakukan terbang lintas terakhir pada September 2009. Pada saat itu, MESSENGER telah mengorbit Matahari sebanyak 15 kali dan menempuh perjalanan sejauh delapan miliar kilometer.
Louise Prockter, ilmuwan instrumen bagi Mercury Dual Imaging System pesawat antariksa itu di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins, Laurel, Maryland mengatakan bahwa perjalanan pekan depan diharapkan akan menyelidiki sisi berlawanan dari planet tersebut dari pada bagian yang tampak pada kunjungan pertama.
Para ilmuwan dan pengamat berharap pesawat penyelidik tersebut akan menghasilkan banyak lagi jawaban atas proses fisika yang mempengaruhi atmosfir Merkurius, bersama dengan informasi lebih lanjut mengenai partikel-pertikel bermuatan yang terletak di sekitar medan magnetis dinamis planet itu.
MESSENGER yang dilengkapi dengan altimeter untuk mengukur topografi planet tersebut, yang untuk pertama kalinya, akan memungkinkan para ilmuwan menghubungkan pengukuran topografi yang tepat dengan citra resolusi tinggi dari permukaan planet tersebut.
Sebelum MESSENGER, satu-satu pesawat antariksa yang pernah menyambangi Merkurius adalah Mariner 10, yang melintas dekat planet tersebut sebanyak tiga kali pada 1974 dan 1975.


