Grebeg Syawal Di Keraton Kanoman

Acara grebeg syawal sebenarnya ziarah kubur oleh keluarga Keraton Kanoman kepada Sunan Gunung Jati juga sesepuh dan orang tua kerabat keraton. Acara ini sebagai rasa syukur atas usainya puasa wajib ramadan dan puasa sunnah syawal. Grebeg Syawal yang merupakan tradisi turun temurun dari keturunan Sunan Gunung Jati.

Usai berziarah di komplek makam Sunan Gunung Jati, Sultan Kanoman ke XII dan Sultan Raja Muhamad Emirudin bersama keluarga Keraton berdoa bersama dilanjutkan dengan menyantap hidangan. Makan bersama ini adalah puncak acara sebelum kegiatan yang ditunggu-tunggu peziarah, yaitu saling berebut makanan dan uang sedekah dari Sultan Kanoman.

Tradisi Grebeg Syawal sudah berlangsung ratusan tahun. Acara ini digelar setiap tanggal 8 Syawal atau setelah enam hari puasa sunnah usai Lebaran. Tiap tahun peziarah yang datang ke makam Sunan Gunung Jati bertambah. Mereka ingin menyaksikan tradisi yang dilakukan setahun sekali oelh keluarga keraton.

Rubbi Widiantoro adalah kontributor swaberita dan dapat dihubungi di rubbi_widiantoro@yahoo.com

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Berita Terkait :


3 Comments For This Post

  1. JIMI Says:

    saya ingin menanyakan,tenteng silsilah keraton kanoman,di jawa barat…
    adakan dari keturunan pangeran kartawijaya
    yang ber nama:

    SUJANA BIN KARTADIJAYA/KARTAWIJAYA

  2. harap diperjelas soalnya saya suka dengan legenda2 para pendahulu Says:

    diperjelas

  3. DEWI Says:

    assalamualaikum,saya sedang mengadakan penelitaan pelestarian d kawasan keraton kanoman, kalo ada info tentang kraton kanoman kasih kabar ya…
    mkasih

Beri Komentar