Direncanakan jembatan yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Madura (Surabaya - Madura) atau yang lebih dikenal “Suramadu” dapat dioperasikan pada tanggal 10 Juni 2009 mendatang. Pengoperasian jembatan Suramadu ini juga telah mendorong minat masuknya investor asing ke kawasan Jawa Timur. Bahkan, saat ini sejumlah investor mulai menyatakan minatnya untuk melakukan investasi di Jawa Timur.
Perihal akan ketertarikan investor asing tersebut, disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. “Delegasi asing sudah banyak datang menemui saya. Yang datang itu ada dari duta besar Jepang, duta besar China, India, dan Belgia, mereka mau investasi, asal tol Porong selesai,” papar Gubernur Jatim Soekarwo. Soekarwo mengungkapkan kawasan wilayah Jawa Timur sangat berpotensi dalam pengembangan investasi sektor agro termasuk sektor industri dan lain-lain.
Oleh karena itu, ungkap Gubernur, ia juga aktif mengundang investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur. Hal senada juga disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris. Menurutnya, beroperasinya Jembatan Suramadu akan mendorong geliat ekonomi di wilayah Jawa Timur khususnya Madura. “Akan mengembangkan industri di Madura dan Surabaya, di Madura, di sektor-sektor yang bervariasi ada perkapalan tapi kebanyakan IKM (Industri Kecil dan Menengah),” papar Menperin.


