Tiga versi iklan kampanye pasangan Megawati-Prabowo kembali ditolak, tiga versi, masing-masing berdurasi 60 detik. yaitu. Versi pertama masalah pendidikan gratis - yang belakangan gencar dipromosikan pemerintah lewat aneka rupa media. Versi kedua terkait utang luar negeri yang sontak melonjak. Sementara versi ketiga memotret buramnya perekonomian Indonesia.
alasan penolakan karena iklan-iklan tersebut dinilai mengkritik pemerintah. Menurut Sekretaris II Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Hasto Kristianto mengatakan “Kami sadar bahwa kami berhadapan dengan incumbent, sementara yang kami kritisi pemerintah. Jadi, ada keraguan dari media yang kami tahu ada yang tidak independen dan mendapatkan tekanan. Itu yang membuat mereka tidak berani memuat iklan kami,”.


