Tim kampanye JK-Wiranto hari ini akan mengajukan surat permintaan klarifikasi kepada KPU soal DPT. “Jika sampai H-2 DPT tidak beres, kami akan minta penundaan pilpres,” ujarnya. Menanggapi pernyataan Andi Mallarangeng, Wiranto mengatakan, bangsa ini dalam memilih pemimpin yang dilihat soal kemampuan. Jadi, siapa pun anak bangsa yang punya kualitas, berhak jadi pemimpin, bukan dilihat dari asalnya. “Jika memaksakan dari suku tertentu, itu sudah mengingkari kualitas dan hak rakyat untuk memilih orang yang berkualitas,” ujarnya.


