28-01-2010 10:55
Kasus pembobolan dana nasabah melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di beberapa daerah di Tanah Air, mengundang rasa keprihatinan tersendiri dari berbagai pihak khususnya dari para nasabah Bank. Menurut keterangan yang disampaikan Bank Indonesia (BI), menyatakan modus kasus kejahatan melalui pembobolan ATM ini, berpotensi mengakibatkan kerugian sekitar kurang lebih Rp 5 miliar dari empat bank. BI telah memerintahkan bank untuk mengganti kerugian nasabah segera setelah proses verifikasi kerugian selesai dilakukan. Selanjutnya, bank diminta mengganti kartu ATM nasabah yang dicurigai telah dicuri datanya dan melakukan edukasi kepada nasabah dan masyarakat mengenai keamanan penggunaan kartu ATM. Selain itu, BI telah meminta bank untuk memeriksa dan mendeteksi serta meningkatkan keamanan mesin-mesin ATM dan EDC (Electronic Data Capture) baik secara sistem maupun secara fisik atau lokasinya.
23-12-2009 08:19
Kembali berita pengusaha Timur Tengah merambah daratan Eropa. Adalah salah satu perusahaan besar di daratan Timur Tengah yakni Qatar Holding LLC, menyatakan telah menyelesaikan rencana akuisisi sekitar 17 persen saham produsen mobil asal Jerman, Volkswagen. “Setelah menerima persetujuan regulasi yang diperlukan, Qatar Holding LLC terpilih untuk melaksanakan instrumen keuangan yang tersisa pada saham biasa VW yang diakuisisi pada Agustus 2009 dan telah menerima kiriman tambahan saham biasa VW,” kutipan pernyataan salah satu sumber dari Qatar Holding.
17-12-2009 09:44
Pertumbuhan ekonomi negara sebesar enam persen yang sering didengungkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono memang tampak nyata. Indonesia disebut-sebut adalah salah satu negara didunia yang mampu survive dari badai krisis ekonomi yang menghantam seluruh negara didunia, selain Cina dan India. Hal ini diperjelas lagi oleh Produsen mobil Honda Indonesia, yang mampu mengekspor 1.000 unit kendaraan jenis minibus serbaguna untuk pasar Thailand, dengan nilai sekitar Rp 250 miliar. Indonesia sendiri menjadi basis produksi kendaraan tersebut untuk pasar Asia Tenggara, seperti untuk Brunei Darussalam, Singapura, dan terakhir Thailand. Sedangkan untuk 2010, potensi ekspor mencapai lima hingga enam ribu unit dengan nilai lebih dari Rp 1,2 triliun.
10-12-2009 10:29
Gambar diperoleh dari www.techshout.com
Perusahaan produsen telepon seluler terbesar didunia, Nokia terus melakukan ekspansi menciptakan produk-produk berkemampuan spesial. Hal ini dilakukan Nokia demi untuk mempertahankan eksistensinya sebagai produsen ponsel terlaris di industri telepon selular. Adalah Nokia 2710 Navigasi, salah satu komoditi unggulan yang tengah digodok Nokia. Mengandalkan kemampuan Nokia Maps yang terintegrasi, dengan didukung penuh teknologi GPS, Nokia menjamin bahwa Nokia 2710 akan menjadi terobosan baru di pasar dengan harga miring.
Selengkapnya
21-11-2009 10:24
Produsen kendaraan bermotor kedua terbesar di tanah air, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru-baru ini merilis produk barunya yaitu Daihatsu Xenia dengan transmisi matik. Untuk tipe standar mobil keluarga ini dihargai mulai dari Rp 139,7 juta, untuk mendapatkan beberapa aksesoris tambahan seperti front grill bernuansa krom, pelek racing, electric mirror, console box yang juga bisa berfungsi sebagai arm rest, wood panel di dashboard dan door trim, serta alarm, konsumen hanya perlu menambah Rp 5,9 juta. “Diharapkan dengan Xenia matik ini bisa lebih banyak konsumen yang merasakan nyamannya sebuah mobil matik di perkotaan seperti Jakarta,” papar Vice President Director ADM Sudirman MR, di Jakarta.
05-11-2009 14:46
Kembali sektor industri pembangkit listrik renewable energy diminati oleh beberapa investor luar negeri. Dua perusahaan asal Inggris berminat berinvestasi di sektor tersebut. Kedua perusahaan tersebut adalah International Power dan Rolls Royce. “International Power berminat berinvestasi di PLTU Pemalang, kapasitasnya 2×1.000 Megawatt sedangkan Rolls Royce masih belum menentukan pilihan yang tepat,” papar Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono, di Kantor Departemen ESDM, Jakarta, Rabu (04′11). Dijelaskannya lagi, dalam waktu dekat akan ada simposium kerja sama antara Inggris dan Indonesia untuk membahas masalah pembiayaan.
Selengkapnya
05-11-2009 08:48
Perusahaan Milik Negara Pertamina menjajaki untuk memasarkan produk pelumasnya ke Sidney, Australia. Menurut pemaparan yang disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Faisal, Australia dipilih karena negara tersebut merupakan pengguna kendaraan bermesin terbanyak. Disamping itu masyarakatnya juga tidak fanatik terhadap satu merek. Pertamina, menargetkan penjualan per tahun sekitar 56 ribu kiloliter sesuai dengan konsumsi pelumas masyarakat Australia. Peminat pelumas produksi Indonesia di Australia terutama di Sydney kebanyakan mobil-mobil mewah, selain kualitasnya lebih baik dari produk lain, harga yang ditawarkan juga lebih murah. Dipasarkannya produk pelumas di Sydney diharapkan mampu mendongkrak nilai ekspor Indonesia ke Australia yang terkoreksi cukup tajam mencapai 30 persen akibat krisis ekonomi global.
24-10-2009 09:32
Kabar membanggakan dihadirkan oleh sektor perbankan dalam negeri. Dalam survei lembaga riset bisnis yang dilakukan oleh The Asian Banker, menempatkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) di peringkat kedua diantara 150 bank-bank Asia Pasifik yang paling menarik bagi investor sepanjang 2009. BRI mendapatkan nilai total 7,9, di bawah China Merchants Bank yang mendapatkan nilai 8,33. Penilaian yang dilakukan oleh lembaga riset bisnis tersebut antara lain terhadap tingkat keuntungan, pendapatan pemegang saham, kualitas aset, likuiditas, kecukupan modal, serta kualitas hubungan investor.
Selengkapnya
28-09-2009 09:12
Meski BlackBerry Gemini belum diluncurkan secara resmi, PT Excelcomindo Pratama (XL) mengaku kini tengah menguji varian BlackBerry lainnya, BlackBerry 9700 alias Onyx. Tetapi, meskipun tengah diujicoba, Manajer Internet & Data Services XL, Dolly Surya Wisaka, belum dapat memperkirakan kapan varian terbaru BlackBerry ini akan dapat diluncurkan. “Onyx ini masih prototype. Research In Motion (RIM) pun belum meluncurkannya secara resmi di negara mana pun, termasuk di Amerika Utara. Perihal ini tertera dalam non disclosure agreement (NDA) mereka,” papar Dolly.
Selengkapnya
17-09-2009 09:48
Megaproyek pembangunan pembangkit listrik di Cirebon yang berdaya 600 Megawatt dengan titel Cirebon Electric Power akan mulai tahun 2010 depan. Kerjasama antara PT Indika Energy Tbk (INDY) dengan investor asal Korea dan Jepang itu menghabiskan investasi sebesar Rp 5 triliun. “Pembangunan jaringan infrastruktur dimulai 2010 dan rencananya selesai pada 2013 atau 2014,” papar Corporate Affair Indika Energy Tiar Rachman di Jakarta. Pembangunan Cirebon Electric Power bertujuan untuk memproduksi listrik yang nantinya untuk suplai kebutuhan listrik utamanya di daerah seperti Pandeglang.
Selengkapnya