[Swaberita] Berita mengenai album terbaru Jimi Hendrix “Valley Of Neptune” di sambut para penggemarnya dengan sikap skeptis, memang Jimi Hendrix semasa hidupnya hanya menelurkan 3 album studio, akan tetapi lebih dari sepuluh album telah lahir setelah kematiannya.
Penggemar hanya ingin mendengar karya Hendrix dan mereka ingin karya-karya warisan Hendrix di hormati dengan cara hanya memasukan unsur talenta yang dimiliki hendrix
“Valley Of Neptune” merupakan album terbaru Hendrix yang akan keluar, album ini berisikan dengan 12 lagu Hendrix yang mana selama ini tidak pernah di komersialkan secara resmi. Beberapa lagu yang termasuk dalam album ini antara lain; “Bleeding Heart” dengan versi Elmore James, dan sebuah intrumental “Sunshine of Your Love”, sedangkan lagu yang lain di ambil dari lagu yang sudah pernah dirilis seperti “fire” dan “hear My Train a Comin”. tidak hanya itu, album ini juga menampilkan lagu original salah satunya “Lullaby for the Summer”, dan “Ships Passing through the Night”.
Sebagian besar lagu ini di rekam sekitar 1969, kira-kira di rilis Hendrix di saat keluarnya album Hendrix “Electric Ladyland” dan penampilannya di Woodstock.
Album “Valley Of Neptune” memiliki suara mendasar dan sangat kuat. Hendrix seakan terperangkap dengan membiarkan vokalnya parau dan tidak allout dalam memainkan gitarnya. Sebagian besar rekaman studio ini bebas dari tipuan. Ini mungkin album terbaik Hendrix terbaru setelah kematiannya yang mana para penggemarnya pernah mendapatkan.
Unjuk rasa yang digelar hari ini (2/3/2010), didepan Gedung DPR terkait Rapat Paripurna DPR membahas laporan akhir Pansus Bank Century, berjalan dengan ricuh.Selengkapnya
Ketua MUI Cabang Bogor KH Adam Ibrahim menolak wacana pemerintah tentang UU pernikahan siri,alasannya adalah karena nikah siri dalam ajaran Islam sudah sah jika memenuhi persyaratan.Selengkapnya
Kembali berita tentang hilangnya pendaki terjadi. Kali ini, enam mahasiswa pecinta alam (Mapalaska) Universitas Islam Negeri atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersesat di Gunung Salak. Keenam pendaki yang hilang sejak Jum’at (29′01), berhasil ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (31′01). Enam mahasiswa pecinta alam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu adalah Febri alias Pelor, Wildan alias Brutus, Adit alias Gobleng, Zaki alias Pokker, Urham, dan Unan. Adapun untuk mendukung proses penyelamatan, 21 anggota kepolisian diterjunkan untuk siaga di lokasi. Kapolres Bogor AKBP Tomex Kurniawan memaparkan bahwa “posisi enam mahasiswa tersebut ketika ditemukan berada pada 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan jarak tempuh menuju lokasi penyelamatan lima jam.”
Salah satu bank terbesar di Tanah Air yakni Bank Mandiri berencana akan menyediakan 2.500 unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM), di tahun 2010 ini. ATM yang rencananya dibeli Mandiri telah dilengkapi dengan teknologi terbaru demi menambah dan meremajakan seluruh mesin transaksi yang ada saat ini. Senior Vice President Mass Banking Bank Mandiri Widhayati Darmawan mengungkapkan, “langkah ini akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah Mandiri.” Disamping itu, Mandiri berkomitmen untuk selalu siap menjaga kepentingan nasabah dengan terus berusaha mengembangkan teknologi dan operasional perbankan demi kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah.
Dalam lanjutan persidangan kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cirus Sinaga membacakan tuntutan bagi terdakwa mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Antasari dituntut dengan Pasal 55 Ayat 1 (1) jo 55 Ayat 1 (2) jo 340 KUHP dengan hukuman pidana mati.” Jaksa mengungkapkan beberapa hal yang memberatkan Antasari.
Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) Rumah Tahanan (Rutan) khusus narkoba Pondok Bambu, Jakarta, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar bersama satgas pemberantas mafia hukum, menegaskan bahwasannya Kepala Rutan Pondok Bambu Sarju Wibowo dinonaktifkan mulai Selasa (12′01). Penonaktifan Sarju adalah terkait dengan kasus pemberian fasilitas mewah terhadap terpidana tertentu. Sebagai gantinya Menhum HAM ini menunjuk Catur Budi Fatayatin selaku pelaksana tugas. Patrialis juga dengan tegas akan memberikan sanksi tegas kepada semua yang terlibat tanpa pilih kasih baik terhadap sipir, kepala Rutan, kepala divisi, kapala kantor wilayah hingga Irjen. Tentang pemindahan lokasi terpidana Artalyta Suryani dari Pondok Bambu, Patrialis tidak menyebutkan lokasi penahanan baru bagi terpidana kasus suap terhadap Jaksa Urip tersebut.