04-01-2010 10:04
Diawal tahun 2010 yang baru ini, Indonesia ditinggalkan beberapa tokoh-tokoh besarnya. Setelah ditinggal sosok pencetus roformasi yang penuh kontroversi KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Dur dan mantan menteri keuangan Frans Seda, kini kita juga ditinggal oleh Wakil Ketua DPR periode 2009-2014, Marwoto Mitrohardjono, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Jakarta, Minggu (03′01) karena sakit. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di kawasan Gudang Peluru Blok C Nomor 108, Tebet, Jakarta Selatan. Politisi Partai Amanat Nasional tersebut yang dilahirkan di Klaten, 23 Juni 1944 meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua DPR, almarhum duduk di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 2004-2009. Almarhum adalah jebolan Strata Satu Universitas Gadjah Mada kemudian melanjutkan ke S2 Universitas Indonesia dan S3 di Universitas Negeri Jakarta.
31-12-2009 10:32
Sebelum tahun 2009 ini ditutup, Indonesia harus kehilangan salah satu tokoh besarnya. Presiden keempat Republik Indonesia, Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau yang lebih kerap disapa Gus Dur, wafat di usia ke-69, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (30′12) sekitar pukul 18.45 WIB. Menurut pernyataan tim medis kepresidenan, tokoh reformis yang penuh dengan kontroversi dan humor ini mengidap komplikasi sejumlah penyakit berat.
Selengkapnya
28-12-2009 11:03
Kondisi kesehatan Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau yang dikenal dengan Gus Dur menurun. Hingga, Sabtu (26′12) petang, beliau masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Meski kondisinya mulai membaik, ia mengaku menderita sakit gigi dan masih harus menjalani cuci darah. Kondisi kesehatan dan gula darahnya sempat menurun saat ia masih berada di RSUD Jombang, Jawa Timur. Menurut pihak keluarga, Gus Dur harus menjalani cuci darah tiga kali seminggu. Selain kerabat dan istri, sejumlah tokoh juga sempat menjenguk Gus Dur.
07-12-2009 15:11
Penggalangan dana dari berbagai lapisan masyarakat berupa “koin” terus mengalir kepada Prita Mulyasari dalam kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional, Alam Sutera, Serpong. “Banyak pendonor yang langsung maupun tidak langsung seperti melalui posko-posko “penggalangan dana untuk Prita” menyerahkan sumbangan “koin”-nya berpendapat bahwa “kami” miris melihat hukum keadilan yang berlaku di Indonesia kini hanya berpihak pada kaum yang kuat dan oleh karena itu “kami” bersatu untuk berjuang bersama demi keadilan Prita,” seperti penuturan para penyumbang dalam acara yang disiarkan langsung oleh salah satu Stasiun Televisi Swasta nasional (07′12). RS Omni mengajukan gugatan perdata, juga laporan pidana, karena Prita menulis e-mail berisi keluhan atas pelayanan rumah sakit itu pada 2008. Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi Banten menjatuhkan putusan denda Rp 204 juta.
03-12-2009 08:57
Kasus dugaan korupsi yang memaksa dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah di nonaktifkan dari jabatannya, kini dapat sedikit bernapas lega. Pasalnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP), Selasa (01′12). Dengan menerima surat tersebut, status tersangka Bibit-Chandra dicabut dan kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang dituduhkan kepada mereka tidak dilanjutkan.
01-12-2009 16:03
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang baru dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Andi Alfian Mallarangeng memberikan penghargaan bagi duabelas mantan atlet berprestasi. Penghargaan negara melalui Menegpora itu berupa rumah senilai Rp 100 juta. Pemberian hadiah rumah itu merupakan kelanjutan dari program Kemenegpora dalam menyediakan 100 rumah bagi mantan olahragawan berprestasi. Dari ke-12 mantan atlet tersebut, empat orang adalah mantan petinju, yakni Hengky Gun (juara OPBF dan WBC Intercontinental), Yani Malhendo (juara IBF dan WBC Intercontinental), Wongso Indrajit (juara WBC Intercontinental), dan Minto Hadi (Jember). Selain itu, dua orang dari cabang tenis meja, yakni Johnny da Costa dan Mudani (atlet penyandang cacat), Sigit Nurcahyo (karate), Shobirin (voli), Paula Vincentia Maria Pantouw atau akrab disapa Venny Pantouw (judo), dan Dyah Satyawati (silat). Dua mantan atlet dari Bali penerima penghargaan serupa adalah Samsul Hadi (atletik) dan Muhammad Tohir (panahan).
21-11-2009 10:00
Kediaman Ustadz Yusuf Mansyur, di Jalan Thamrin RT 01/05, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Tangerang dibobol maling, Rabu (18′11). Dalam kejadian itu, pelaku berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp500 juta. Pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong dan hanya dijaga oleh seorang pegawai, sementara Ustadz Yusuf tengah pergi ke luar kota. Ada indikasi pelaku adalah orang dalam karena tidak ditemukan adanya kerusakan. “Tidak ada kerusakan apapun. Dan biasanya modus yang dilakukan maling adalah mencongkel, tapi ini tidak ada,” papar Kapolsek Cipondoh, AKP Sukarna. Hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Polsek Cipondoh dan pihak kepolisian masih menunggu pemilik rumah.
20-11-2009 09:37
Kasus hukum yang melibatkan tiga institusi penegak hukum tinggi di Indonesia, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus bergulir. Rekaman telepon yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi (MK) pada (05′11), mengungkap beberapa pejabat negara terlibat dalam kasus “kriminalisasi KPK” itu, terlebih ada beberapa Pejabat Tinggi (Pati) Polri dan Pejabat Tinggi Kejaksaan. Salah satu tokoh sentral dalam kasus tersebut adalah Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji. Meski diduga terlibat langsung dalam kasus “kriminalisasi KPK” serta didesak untuk mundur dari jabatannya namun pada Kamis (19′11), Susno aktif lagi sebagai Kabareskrim. Hal ini juga didukung dari pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri bahwa “Susno hanya nonaktif selama Tim Delapan melakukan pemeriksaan terkait kasus kriminalisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).”
03-11-2009 10:27
Kasus penahanan yang dilakukan Polri terhadap pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) demi membuktikan keterlibatan kedua pimpinan nonaktif KPK tersebut dalam kasus penyuapan. Presiden Yudhoyono mengamati akan adanya penurunan kredibilitas para penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan serta KPK) di mata masyarakat umum.
Selengkapnya
23-10-2009 09:26
Penyanyi dangdut yang namanya meroket dengan lagu hitnya “Sakit Gigi” Meggy Z meninggal dunia Kamis dini hari. Menurut Manajer Medik Rumah Sakit Bunda Depok, dr Ahmad Rifiq, almarhum Meggy Z sudah meninggal sebelum sampai di Rumah Sakit. “Almarhum sudah dipastikan meninggal di jalan sebelum masuk rumah sakit,” papar Ahmad, Kamis (21′10). Menurutnya, jenazah Meggy Z sampai di Rumah Sakit sekitar pukul 00.45 WIB. Setelah diperiksa lebih lanjut, jenazah dibawa pulang keluarga sekitar pukul 03.00 WIB.
Selengkapnya